Hati-hati Penipuan! Waspadai Jual Beli Online Dari Ciri-Ciri Berikut Ini - Fatima Coeg

Hati-hati Penipuan! Waspadai Jual Beli Online Dari Ciri-Ciri Berikut Ini

Era - serba teknologi seperti sekarang ini memang sangat memudahkan segala urusan, salah satunya urusan transaksi jual beli

Kita bisa jumpai banyak cara untuk memulai sebauh transaksi atau jual beli dari jarak jauh sekalipun

Dan juga kita pasti sering menjumapi aktivitas jual beli yang terjadi di sosial media baik itu Facebook, Twitter maupun Instagram

Ke tiga sosial media yang memiliki junlah pengguan terbilang besar di Indonesia ini menjadi tempat jual beli yang menjanjikan

Dan juga menjadi incaran para penipu dalam melakukan aksinya di aktivitas Jual Beli.

Waspadai Ciri-Ciri Jual Beli Yang Berujung Penipuan Berikut Ini


Ada banyak sekali cara cara yang bisa di lakukan para penipu demi melancarkan rencana penipuannya.

Ciri-ciri jual beli yang terindikasi penipuan ini kita arahkan ke ranah personal (penjual personal) karena bila jual beli yang kalian lakukan dengan sebuah brand milik satu perusahaan atau toko online besar mungkin tidak akan ada indikasi penipuan yang akan terjadi

Dari ciri-ciri tersebut, berikuti ini bisa kamu waspadai bahkan hindari :

1. Tidak Mau Rekber

Bila kamu tertarik ingin membeli suatu produk atau jasa dari penjual personal dan di saat kamu tawari menggunakan jasa rekber tapi dia menolak dengan alasan ribet atau hal lain patut untuk kamu waspadai.

Karena biasanya para ripper/penipu menghindari akses jasa rekber di karenakan jasa rekber bisa mengagalkan niat menipu mereka.

2. Metode Payment (Pembayaran) Melalui Produk Elektronik Non ATM

Biasanya para ripper/penipu menghindari jual beli dengan metode pembayaran lewat transfer langsung ke rekening atm mereka, karena bila kita tertipu dan mengetahui nama pemilik dan rekening si penipu, kita bisa meminta pertolongan pihak bank dari rekening si penipu agar memblokir rekening mereka, membekukannya

Biasanya para ripper/penipu senang menggunakan metode pembayaran dari produk elektronik seperti OVO, DANA, JENIUS, maupun Via Pulsa

Bukan berarti kita tidak bisa mempercayai penjual yang mengunakan metode payment melalui produk elektronik di atas yang saya sebutkan

Tapi bisa kalian kroscek dulu rekam jejak personal tersebut bagai mana rekam jejaknya saat melakukan aktivitas jual beli, dan bila rekam jejak digital nya aman dan tidak ada cacat maka sah-sah saja kamu menuruti metode payment tersebut yang mengunakan jasa produk elektronik.

3. Hati-hati Melakukan Aktivitas Jual Beli Di Group Sosmed Terbuka

Biasanya banyak kita jumpai aktivitas jual beli produk maupun jasa di group sosial media yang aksesnya terbuka untuk umum, atau semua member bisa melakukan jual beli, dan member yang belum bergabung pun bisa juga melakukan aktivitas jual beli sesuka mereka

Patut untuk kamu waspadai dan lebih hati-hati bila ada jasa atau produk yang di tawari di group tersebut, dan kamu bisa kroscek ketersediaan jasa rekber di group tersebut, bila ada aktivitas jual beli di group tersebut bisakah kita menggunakan jasa rekber dari prsonal yang terpercaya, atau bila group tersebut mengharuskan jual beli menggunakan jasa rekber dari jasa rekber admin group itu sendiri, patut kamu cek kembali kreadibilitas admin group tersebut, terpercaya tidak sih admin group tersebut atau bisa jadi admin tersebut merupakan komplotan dari penipu itu sendiri.

Patutnya kita sebagai seorang buyer harus lebih smart dalam melakukan aktivitas jual beli, karena penipuan terjadi bukan karena adanya sebuah kemauan melainkan adanya sebuah kesempatan. Waspadalah!

0 Response to "Hati-hati Penipuan! Waspadai Jual Beli Online Dari Ciri-Ciri Berikut Ini"

Post a Comment

Saya akan berusaha mengunjungi kembali blog kamu.
Komentar berisi link aktif dan SPAM tidak akan muncul

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel